Ticker

6/recent/ticker-posts

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Malang "struktur kepengurusan baru periode 2025–2030 "




Kotamalang

Inforekamjejak.com 

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan,DPC PDI P memperkenalkan struktur kepengurusan baru periode 2025-2030.


Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang, setelah seluruh jajaran pengurus melaksanakan ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar.


Ziarah tersebut dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada Proklamator sekaligus upaya meneguhkan kembali komitmen ideologis partai.


PDI Perjuangan menegaskan Marhaenisme sebagai sumber nilai perjuangan yang berpihak pada wong cilik dan kaum marhaen, serta menjadi landasan moral dalam setiap kerja politik dan organisasi.


Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan bahwa struktur baru ini disiapkan sebagai motor penggerak kerja-kerja kerakyatan partai.


“Struktur ini tidak sekadar administratif, tetapi harus hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan rakyat, dan bekerja nyata memperjuangkan kepentingan wong cilik Kota Malang,” ujarnya. Sabtu, (3/1/2026) petang.


Struktur kepengurusan yang berjumlah 15 orang tersebut diharapkan mampu menjalankan fungsi politik secara substantif, responsif terhadap kebutuhan warga, serta aktif membangun kedekatan dengan berbagai lapisan masyarakat. 


PDI Perjuangan menegaskan posisinya sebagai partai rakyat yang konsisten menyuarakan kepentingan kelompok kecil, pekerja, dan masyarakat yang termarjinalkan.


Amithya Ratnanggani Sirraduhita, yang juga Ketua DPRD Kota Malang menjelaskan dalam konteks kaderisasi, DPC PDI Perjuangan Kota Malang memberi perhatian khusus pada pelibatan generasi muda, termasuk Generasi Z dan Generasi Alpha.


Kaum muda dipandang sebagai subjek penting perjuangan politik sekaligus penerus nilai-nilai Bung Karno di tengah tantangan zaman.


“Generasi muda bukan objek mobilisasi politik. Mereka adalah mitra strategis perjuangan yang harus diberi ruang untuk berpikir kritis, kreatif, dan berani mengambil peran dalam memperjuangkan keadilan sosial,” kata Amithya.


Sebagai langkah awal, DPC PDI Perjuangan Kota Malang akan memperkuat bonding antara struktur partai dan masyarakat, termasuk komunitas pemuda, pelajar, mahasiswa, serta kelompok kreatif. 


Seluruh program politik diarahkan berbasis kebutuhan riil warga. Dalam hal ini, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang ditegaskan sebagai garda terdepan penyalur aspirasi rakyat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.


Ke depan, konsolidasi menyeluruh akan dilakukan dengan seluruh elemen partai serta membuka ruang dialog bersama simpatisan dan pemangku kepentingan, khususnya generasi muda.


Fokus program diarahkan pada isu-isu strategis seperti lapangan kerja, pendidikan, lingkungan hidup, dan transformasi digital.


“Tidak ada ruang bagi kader yang hanya mengejar posisi. Disiplin organisasi, kesetiaan ideologis, dan kerja nyata di lapangan adalah prinsip utama kami dalam menjaga marwah PDI Perjuangan,” tegas Amithya.


( Mashuri )

Posting Komentar

0 Komentar